Jakarta, Fakta Nusantara. Sebuah potret lawas Ibu Negara Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto kembali menyedot perhatian publik. Dalam balutan kebaya hijau yang lembut namun berwibawa, Ibu Tien tampil begitu anggun sebuah representasi sempurna dari kehalusan budi dan estetika perempuan Jawa. Warna hijau yang dikenakannya seolah memancarkan keteduhan, selaras dengan perannya sebagai pendamping Presiden Soeharto di tengah dinamika kepemimpinan nasional.
Yang paling mencuri perhatian adalah tatanan rambut sanggul khas Jawa yang dikenakannya. Sanggul tersebut bukan sekadar gaya rambut, melainkan simbol nilai tradisi: keteguhan, kesederhanaan, dan martabat. Dalam setiap lekukannya, tersirat pesan tentang perempuan yang kokoh namun lembut, bersahaja namun penuh wibawa.
Potret ini seakan menjadi jendela waktu yang membawa ingatan kolektif bangsa pada masa lalu sebuah era ketika kebaya, sanggul, dan sikap teduh seorang Ibu Negara menjadi citra ketenangan di tengah hiruk-pikuk politik. Tak heran jika banyak yang berujar, “kangen zaman dahulu”, rindu pada sosok Ibu Tien yang dikenal menjaga adat, merawat budaya, dan tampil konsisten sebagai simbol keanggunan perempuan Indonesia.
#IbuTienSoeharto
#PotretLawas
#SanggulJawa
#KebayaIndonesia
#KangenZamanDahulu
#IbuNegara
#ElegansiTradisi
Sumber ; Hj Hagia Sophia
Editor ; Tim Redaksi
